IMG-LOGO
Berita Lokal

KEGIATAN REMBUG STUNTING DESA PURWOSARI TAHUN 2025

Create By Ermin Deni Remilia 16 July 2025 14 Views
IMG

Purwosari (16/07/2025), melaksanakan kegiatan Rembug Stunting tujuannya untuk menekan angka stunting di desa Purwosari dengan sasaran ibu hamil dan balita. Kegiatan ini dihadiri oleh BPD, Tokoh Masyarakat, Bidan Desa, Kader Kesehatan, Pendamping Desa, Babhin Kamtibmas. Isi dari kegiatan ini adalah:

1. Kepala Desa menyampaikan penekanan angka stunting tidak bisa terlaksana tanpa bantuan semua unsur masyarakat dan lembaga masyarakat, tidak hanya dilakukan pada kegiatan posyandu. Stunting disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya disebabkan pola asuh orang tua terhadap anak. Harapannya dengan memberikan arahan dan sosialisasi untuk orang tua dalam pengasuhan anak dapat menekan angka stunting di desa Purwosari. Angka stunting desa Purwosari tahun 2024 sebanyak 21 anak dan mengalami penurunan di tahun 2025 menjadi 18 anak.

2. Camat Salaman menyampaikan tentang Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Desa dan Upaya Pencapaian SDGs. Stunting bisa disembuhkan pada 1.000 hari pertama kelahiran. Kelompok sasaran prioritas pengurangan angka stunting yaitu remaja putri, calon pengantin, pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0-59 bulan. Unsur yang terlibat dalam pelaksanaan penekanan angka stunting (Pelaku pelaksanaan konvergensi penurunan stunting di desa) yaitu kepala desa, BPD, KPM, Kader PKK, Bidan desa, kader KB, keluarga dan kelompok antar keluarga, pendamping lokal desa, tim pendamping keluarga, posyandu dan BKB, Paud, karang taruna dan kelompok penggiat desa, tim percepatan penurunan stunting desa, dan fasilitator program lainnya (PKH, Sanimas, Pamsimas, LSM). Rembug stunting bertujuan untuk membuat program kerja yang akan dilaksanakandi tahun 2026 yang secara efektif dapat mengobati dan mencegah anak stunting.

3. Pendamping Desa menyampaikan stunting menjadi issue strategis karena untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 dengan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Output dari rembug stunting berupa rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2026 yang dituliskan dalam BA dan dibacakan saat forum Musreng untuk disepakati jenis kegiatan yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan.

4. Bidan desa menyampaikan data kesehatan tahun 2025:

a. Jumlah ibu hamil 11 orang

b. Jumlah ibu hamil KEK 0 orang

c. Jumlah balita stunting 18 anak

d. Jumlah baduta stunting 3 anak

e. Jumlah baduta gizi kurang 0 anak

f. Jumlah keluarga rentan stunting 5 keluarga

g. Jumlah remaja putri anemia 0 anak

h. Jumlah balita 98 anak

i. Jumlah baduta 39 anak

5. Hasil musyawarah menghasilkan beberapa usulan kegiatan penurunan anka stunting di desa Purwosari yaitu:

a. Sosialisasi pentingnya dokumen kependudukan, disampaikan secara langsung kepada yang bersangkutan

b. Pengadaaan alat pemeriksaaan anemia untuk remaja putri

c. Sosisalisai KB untuk Pasangan Usia Subur karena masih terdapat PUS yang belum KB atau istri tidak diijinkan untuk melakukan KB sedangkan suami juga tidak melakukan KB

d. Pemberian PMT ibu hamil KEK

e. Sosialisasi Penyadaran terhadap orang tua untuk mensekolahkan anak ke jenjang PAUD

f. Penambahan pemberian vitamin atau suplemen seperti susu, sirup besi dan zink untuk balita stunting. Sirup besi diberikan selama 5 bulan, minimal total pemberian sebanyak 7 botol. Untuk pemberian zink harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

g. Pengadaan bantuan bis beton untuk jambanisasi

h. Pendataan dan pengusulan pendaftaran balita yang belum memiliki KIS dari desa

i. Pengusulan Bantuan BLT DD untuk keluarga rentan stunting

j. Peraturan dusun bagi pemelihara ternak (unggas) untuk mengandangi hewan peliharaannya atau tidak dibiarkan liar. Peraturan dimulai dari masing-masing dusun kemudian bertingkat ke peraturan desa.